Dibebaskannya Penyalahguna Narkotika Akibat Tidak dimasukkannya Pasal Penyalahguna Dalam Dakwaan


Bagaimana jika seorang pengguna narkotika yang tertangkap tangan sedang menggunakan atau akan menggunakan narkotika didakwa tidak dengan pasal Penyalahguna (Pasal 127 UU 35/2009) namun pasal lain yang lebih berat, seperti pasal kepemilikan narkotika (Pasal 111 atau Pasal 112 UU 35/2009)? Apakah Pengadilan dapat menjatuhkan hukuman dengan mendasarkan pada pasal 127 walau tidak didakwa dalam perkara seperti itu? Atau kah Pengadilan harus tetap mendasarkan pada pasal 111 atau 112 UU Narkotika?

Permasalahan hukum seperti di atas kerap saya temukan dalam putusan-putusan Mahkamah Agung, dengan ‘jawaban’ yang ternyata cukup bervariasi. Tak jarang Mahkamah Agung membenarkan putusan Judex Facti yang akhirnya menjatuhkan hukuman berdasarkan pasal 127, walaupun pasal tersebut tidak didakwakan oleh Penuntut Umum. Namun di beberapa putusan, Mahkamah Agung ternyata tidak membenarkan putusan judex facti yang demikian, Mahkamah Agung kemudian membatalkan putusan tersebut untuk kemudian diputus sesuai dengan pasal yang didakwakan. Dalam beberapa putusan lainnya yang serupa, Mahkamah Agung tetap menyatakan terdakwa terbukti melanggar pasal yang didakwakan namun dijatuhi hukuman yang lebih rendah dari ancaman minimum pasal tersebut, dengan sebelumnya dalam pertimbangan hukumnya MA ‘memperingati’ Penuntut Umum bahwa seharusnya Penuntut Umum juga mendakwa Terdakwa dengan pasal penyalahguna (127 UU 35/2009).

Kali ini saya menemukan kembali 2 (dua) buah putusan dengan permasalahan hukum yang serupa, namun dengan variasi putusan yang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Yaitu putusan Nomor 2089 K/Pid.Sus/2011 dengan Terdakwa Widya Wati dan putusan Nomor 1540 K/Pid.Sus/2011 dengan Terdakwa Jonaidi dan Mulyadi. Kali ini Mahkamah Agung membatalkan putusan Judex Facti yang sebelumnya menghukum terdakwa dengan pasal Penyalahguna (127 UU 35/2009) yang sebelumnya tidak didakwakan Penuntut Umum, tak hanya itu MA bahkan akhirnya memutus bebas Terdakwa, dengan pertimbangan pasal yang dijatuhkan tidak didakwakan, sementara pasal yang didakwakan tidak terbukti. Dalam perkara Widya Wati ini salah seorang anggota majelis memiliki pendapat yang berbeda, yang menurutnya Terdakwa tetap dapat dinyatakan terbukti atas pasal yang didakwakan namun dengan hukuman yang jauh dibawah ancaman minimumnya.

Berikut kutipan pertimbangan Mahkamah Agung dalam putusan Nomor 2089 K/Pid.Sus/2011 dan Nomor 1540 K/Pid.Sus/2011(Jonaidi dan Mulyadi).

1 . Nomor 2089 K/Pid.Sus/2011 (Widya Wati)

Menimbang, bahwa terhadap alasan-alasan tersebut Mahkamah Agung berpendapat :

Bahwa terlepas dari alasan-alasan kasasi tersebut, Judex Facti telah salah menerapkan hukum, oleh karena telah menyatakan Terdakwa bersalah dan menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa didasarkan pada ketentuan pidana Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 yang tidak didakwakan oleh Jaksa/Penuntut Umum, lagi pula fakta di persidangan membuktikan bahwa Terdakwa hanya menghisap shabu-shabu, dengan demikian Terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana dalam dakwaan Primair dan Subsidair, dan harus dibebaskan dari segala dakwaan Jaksa/ Penuntut Umum ;

Menimbang, bahwa dalam perkara ini salah seorang Hakim Anggota Majelis, yakni : Hakim Agung Suhadi, SH., MH., berbeda pendapat (dissenting opinion), dengan alasan pertimbangan sebagai berikut :

a. Terlepas dari alasan-alasan kasasi a quo, Judex Juris berpendapat Terdakwa telah terbukti melakukan perbuatan yang diatur dalam dakwaan primair melanggar Pasal 112 ayat (1) jo. pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 yang unsur-unsurnya sebagai berikut :

1. Setiap orang :
Yang dimaksud dalam kasus ini adalah Terdakwa, Dkk ;

2. Tanpa hak atau melawan hak memiliki, menyimpan atau menguasai atau menyediakan narkotika golongan I :
Unsur ini secara alternatif dari perbuatan memiliki, menyimpan atau menguasai atau menyediakan artinya bila salah satu perbuatan tersebut terbukti berarti unsur tersebut tidak terbukti secara sempurna :
• Menurut keterangan para saksi dan keterangan Terdakwa dihubungkan dengan barang bukti, telah terbukti Terdakwa dan teman-temannya telah menghisap shabu-shabu di tepi pantai dan kemudian perbuatan menghisap shabu-shabu tersebut diulangi lagi di kamar hotel;

Bahwa perbuatan Terdakwa sebelum atau pada saat menghisap shabu-shabu dapat diartikan telah menguasai shabu-shabu tersebut tidaklah mungkin Terdakwa dapat menghisap shabu-shabu tersebut walaupun sebentar tanpa menguasai shabu-shabu tersebut terlebih dahulu ;
Arti menguasai dalam unsur ini harus diartikan secara luas termasuk pada saat ia menghisap ;

3. Permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika :
Terdakwa bersama teman-temannya sejak berada di tepi pantai maupun ketika berada di dalam kamar hotel telah melakukan mufakat jahat yaitu melakukan perbuatan menghisap shabu-shabu (narkotika golongan I) secara bersama-sama ;

b. Bahwa dengan demikian Terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana ”Mufakat Jahat Melakukan Tindak Pidana Narkotika yaitu Tanpa Hak atau Melawan Hukum Menguasai Narkotika Golongan I” ;
• Menghukum Terdakwa dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun ;

Menimbang, bahwa oleh karena terjadi perbedaan pendapat (Dissenting Opinion) diantara para Anggota Majelis dan telah diusahakan dengan sungguh-sungguh, tetapi tidak tercapai permufakatan, maka sesuai Pasal 20 ayat (3) Undang-Undang No. 14 Tahun 1985 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 2004 serta perubahan kedua dengan Undang-Undang No. 3 Tahun 2009, Majelis telah bermusyawarah dan diambil keputusan dengan amar sebagaimana tersebut di bawah ini ;

Majelis Hakim Agung:
1. Komariah Emong S (Ketua)
2. Salman Luthan
3. Suhadi

2. Nomor 1540 K/Pid.Sus/2011(Jonaidi dan Mulyadi)

Menimbang, bahwa terhadap alasan-alasan tersebut Mahkamah Agung berpendapat :

Bahwa alasan kasasi Jaksa Penuntut Umum terhadap Terdakwa II tidak dapat dibenarkan, sebab putusan Judex Facti terhadap Terdakwa II, bukan bebas tidak murni melainkan bebas murni sebab Terdakwa dinyatakan tidak terbukti melakukan tindak pidana melanggar Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009. Menurut Judex Facti Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana namun tidak didakwakan;

Bahwa berhubung karena unsur tindak pidana yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum dinyatakan tidak terbukti maka pembebasan terhadap Terdakwa merupakan pembebasan murni, dengan demikian Jaksa Penuntut Umum tidak dapat mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung;

Majelis Hakim Agung:
1. Imron Anwari
2. Surya Jaya
3. Hakim Nyak Pha

18 thoughts on “Dibebaskannya Penyalahguna Narkotika Akibat Tidak dimasukkannya Pasal Penyalahguna Dalam Dakwaan

  1. Pingback: Ultra Petitum yang Dibenarkan « KRUPUKULIT

  2. Pingback: Tahun 2012: Perkara Narkotika, Ganti Rugi Pengelola Parkir, dan Kecelakaan Maut | Ars Aequi et Boni

  3. kalau membeli 1 butir ekstaxi di dalam diskotik exo lalu di bawa keluar lansung di tangkap oleh polisi di parkiran, Tes Urine Negatif karena belum di pakai,mohon penjelasan nya apakah di kenakan tuntutan penjara brp tahun dan apakah bisa bebas Mohon penjelasan nya

  4. Jika seorang kedapatan tangan memiliki sabu sabu atas permintaan seorang teman yg menitip utk dibelikan barang haram tersebut dari seorang bandar dan kemudian saat brg haram tsb akn diantar ke si pemesannya si pembawa brg hram ini ditangkap oleh aparat diperjalanan, dan dibawa ke polsek,setelah itu di buatlah bap dan ditest urine positif sebagai pengguna, sedangkan bandar dan tmn yg menyuruhnya tidak ada tindakan utk sama² ditahan, jadi si pembawa ini dinyatakan kena pasal 114 (1) sub pasal 112 (1)…apakah yg harus dilakukan oleh si pembawa sabu2 ini ? Sementara dia sudah menanda tangani bap dng bunyi pengedar dan pemakai..mohon bantuannya utk titik terang kasus ini dimata hukum..terima kasih

  5. pak ade saya ke diskotik c**** sama teman2nya,tiba2 temennya menitipkan sabu sabu sekitar 0.3 gram ke saku ade saya dan tiba2 jg diskotik tersebut ada razia polisi dan ade saya
    ketangkap tangan dengan sabu tersebut,sekarang dia sudah dikirim dari polres jakarta barat ke salemba pada sidang 1 dia dijatuhi hukuman 18 tahun penjara yg jadi pertanyaan saya dengan kasus seperti itu hukuman paling lama atau paling pantas berapa tahun pak?klu saya pelajari pasal untuk pengguna dan pemilik itu paling lama dijatuhi hukuman 4 tahun apakah bener begitu pak mohon penjelasannya?dan mohon di balas

  6. HENDRI
    DAN SANTORI.telah di tangkap pihak polisi anggota polsek,pada tgl.05
    mei 2015,saya dan santori bermain di warnet tepat nya di depan polsek
    menggala kab.tulang bawang.kami sedang bermain online datang seorang
    anggota polsek yg bernama:SARNUBI (AGGOTA POLSEK) pd pkl.03.00.wib.dan
    melihat sy sdg bermain game dia langsung menghampiri sy utk minta cari
    sabu-sabu krn dia pingin makai,dan sy jwb tdk tau,brhubung SARNUBI
    memaksa sy utk mencari,krn sy tidak mau ambil pusing sy ksh uang
    Rp.100000 utk mecari sendiri,krn SARNUBI masih ponaan sy,SARNUBI msh
    berkeras nyuruh sy agar pagi itu sy harus dpt sabu.brhubung ada sedikit
    sabu sisa kmi makai d warnet sberat 0,141.akhir nya kmi serahkan kpd
    SARNUBI.sabu itu bukan milik kmi mlain kan mlk YANTO,KRONOLOGIS
    NYA…………………
    kmi d ajak yanto makai sabu dgn cuma-cuma,brhubung blm sempat hbs kmi
    makai ada yg nelp.YANTO,akhirna YANTO pergi dan sisa kmi makai,kmi lhat d
    slip kan YANTO d bwh genteng,krn kmi mrasa tkut d jebak nya ahir na kmi
    pergi juga pindah ke warnet yg satu nya,sy sdng asik main game
    datanglah SARNUBI menghampiri sy untuk mminta sabu.sabu yg sisa kmi mkai
    ahir na kmi serah kan pd SARNUBI,stlah kmi srah kan sabu tersebut tiba2
    SARNUBI buang tembakan lngsung menangkap teman sy SANTORI,d waktu itu
    posisi sy lg d ats mobil,dan sy turun dari mbil utk mnanyakan pd
    SARNUBI,kok bs bgni,jwb SARNUBI,ya udah kmu ikut aja dlu,sy mnurut apa
    yg d katakan nya.ahir na kmi ber-2 d bw k polres tulang bawng dan kmi d
    knakan pasal 114,112,127,dan skrg d tuntut jaksa psl 112 dgn tuntutan
    hukuman 5 thn penjara,sy mau tanya pd saudara-saudara yg pandai d jalur
    hukum,apakah pantas tuntuan yg d brikan jaksa trhadap kmi…….?sy mhon
    keadilan,sy org tidak mmpu dan anak2 sy lg kcil2,(1)brusia 7 thn,(2.

  7. Mohon maaf sebelumnya.. saya mau tanya.. klo seumpama suami saya kena kasus narkoba, trus waktu sidang ada jaksa penuntut umum yang nyamperin saya. Gak lama kemudian jaksa itu tanya situ(saya) mau minta dibantu ringanin tuntutannya buat suaminya gak,situ(saya)ada uang berapa? Trus saya kan jawab.. maaf pak, saya bkn orang kaya, saya uang susu buat anak2 aja kadang2 masi dibantu saudara. Kadang 1jt kadang 1,5jt. Trus jaksanya tanya trus,lha saudara situ kpn transfer uangnya.? Klo saya bilang kaya tadi,menurung kalian saya janji sama jaksanya mau ngasih uang gak? Kok gara2 itu suami saya dituntutnya ampe 12th,pdhal temen yg sekarang dipenjara bareng bilang klo dia(temenne) jg gak kasih uang kejaksa dan barang buktine lebih banyak dr punya suami saya tp tuntutannya cuma 9th skrang vonis 7th. Lha suami saya kok malah barang buktine lebih sedikit tp dituntutnya 12th..?? Saya bener2 kecewa banget dengernya.. pa gak kasihan sama anak2 saya.. padahal jaksanya tau klo anak saya masi kecil2 yg no 1 aja baru 4th. Ke2 2th 4bln ke3 baru 3bln. Sedih saya ngurua anak 3 sendirian tanpa suami. Dan suami sekarang gak bisa kasi nafkah ke anak2nya.

  8. Siang pak, sy mau tny adk sy beli sabu ditangkp polisi polresta tebing tinggi tp bandarnya g’ ditangkp. Trus dibw kepolres,adk sy diperiksa juper & dibuat dlm BAP melanggar pasal kuhp 114 ayat 1 subsider 112 ayat 1. Knp adk sy dibuat pasal yg demikian? Sementara dia hanya pemakai. Tolonglah kami pak orang yg terzholimi.

  9. Kalau adik saya sejak 20 september 2016 lalu d bawa ke polres jaksel dgn brang bukti pil aphrazolam sbnyak 3 butir dgn berat 0,66 gram dn dengan dakwaan pasal 62 no.5 1997 psikotropika.. saat ini asik saya masi d taro d rutanpolres jaksel dsurat nya si sampai 19nov16. . Setelah itu bakal d oper k cipinang untuk nungu proses sidang sebulan lg. .
    Kira kira dengan pasal dakwaan seperti yg d atas dgn brg bukti segitu..brpa lama ya vonis hakim terhadap adik saya?dn tuntutan jpu terhadap adik saya,,kalo yg saya pelajari dekat ini si saya optimis adik saya bisa dbwah 1 tahun. Tp kita liat apa yg jpu tuntut apakah benar2 adil atau ada sesuatu permainan yg dia minta..bisa aja kan g menutup kemungkinan . Mudah2n penyidik,jpu,dan hakim bisa bersikap adil tnp melawan ham.amin ya allah

  10. Pak, anggota keluarga saya tersangkut mslh narkoba ,kronologi kejadiannya penangkapan sebagai berikut,2 orang keluarga saya bersama 1orang supir,ditangkap saat kluar dari lif hotel saat akan check out,polisi menodong mereka dan mengajak mereka kembali ke kamar ,setelah itu polisi menggeledah kamar dan ditemukan pipet kaca yang diduga ada bercak kerak sabu,kemudian mereka disodori surat penangkapan yg sdh tercantum nama lengkap mereka,lalu mereka dibawa ke kantir sat narkoba,dalam proses penyidikan,mereka menjelaskan kalo sabu yg dibeli seberat 0,25gr dipakai dalam 2 kali pakai (2 hari ) oleh 3 orang tersebut,tetapi seelah di bap mereka dijerat dengan pasal 111 jounto 132 u no 35 th 2009, padahal mereka hanya pemakai dan saat ditangkap mereka tdk dalam keadaan melakukan pesta narkoba tapi mereka di tangkap di lif,dan pada mereka tidak ditemukan barang beupa narkoba tetapi Polisi hanya menemukan barang bukti berupa pipet kaca yg diduga terdapat bercak kerak sisa sabu yg jmlhnya minim sekali ,dan yang lebih mengherankan lagi seorang yg merupakan supir besokx malah langsung direhab dengan alasan orang tersebut hanya ikut menggunakan 1 kali,padahal ke 3 orang tersebut di catat dalam 1 bap,saya mersa ini tidak adil untuk anggota keluarga saya karena mereka sama 2 adalah seorang pemakai biasa yang seharusnya juga direhap bukan malah ditahan dan dijerat dengan pasal2 tersebut,saya mohon petunjuk untuk bisa mengatsi masalah tersebut pak, atas bantuanya saya sampaikan terima kasih.

  11. saat ini sy sedang mengalami kesulitan soal hukum…
    sy Dan suami di jebak oleh tmn sy sndiri,pada saat ITU dia dtg ke rumh dan meminta bantuan untuk membelikan sabu seharga 1jt,waktu ITU sy sudah menolak nya krn sy sudah lama tdk kabar2 dgn hal terse but… tmn sy terus mendesak sy,krn sy terpengaruh olh tmn sy Dan sy msh ada kontak tmn yasudah lah sy ambilkan dia sabu ITU…
    setiba NY dirumah tmn sy dtg tp dgn membawa polisi lalu kamar sy di obrak abrik,berhubung sy emg bnr2 sudah Tidak berkaitan dgn narkoba sy tidak takut polisi ITU ngobrak ngabrik nyri bukti di rumh sy… Dan tidak terdapat 1 bukti APA pun,entah ITU sabu atau alat hisap ny pun bnr2 bersih terkecuali barang punya tmn sy ITU(sito)
    lalu di bawalah suami sy Dan kemudian menyusul sy,sy fikir sy akan di bawa ke kantor polisi tp ternyata sy di bawa ke TelKom deket rumah sy…
    di sana sy temui suami sy dgn tangan terikat di ruangan yg Berbeda..Sy terkejut di salah 1 ruangan sy melihat ada alat hisap yg msh terpasang yg terlihat sepertinya blm lama di pakai,. di rumah sy yg di geledah TDK 1 pun barang bukti di temukan,mlah di tempat polisi yg sy temukan…
    sy hanya diam…..
    Setelah selang beberapa lama cepu(sito) menyampaikan kalo mau 86 harus ada uang 20jt,sy tidak menyanggupinya… boro2 uang sgtu,suami sy blm kerja Dan kondisi sy sat INI sedang hamil….
    setelah sy TDK menyanggupi nya,karna sito tau sy punya Mobil dia minta tukar dgn Mobil mka sy Dan suami bebas… sy pun TDK menyanggupi,sy ragu karna Mobil tesebut DLM proses gade sebesar 10jt untuk pembyran angsuran di karenakan sy mengalami kesulitan ekonomi…
    Tp suami sy tetap di suruh polisi Dan cepu ITU untk ngambil Mobil ITU entah bagaimana caranya,suami sy di kasih waktu Dr jam 11 sampe jam 2 untuk mengusahakan Mobil bs di bawa ke Telkom…Dan PD akhirnya suami sy pun gagal,bagaimana bs mobil DLM proses gade may di ambil Tnpa bawa uang sepeserpun….
    lalu polisi ITU meminta untuk tukar kepala jika sy bs menghadirkan kurir yg tau dmn Bandar twrsebut mka suami sy bs lepas…sy pun menyanggupinya,keesokan hari nya jam 8 pagi sy di minta kembali pulang diantar salah 1 polisi tersebut Dan suami sy tetap berada di Telkom…
    jam 2 siang kurir ITU berhasil di tangkap Dan di bawa oleh polisi ITU,namun sy tetap di tinggal di rumah tanpa sy tau bagaimana kelanjutan kasus INI…sy cm berharap Ya alloh semoga suami sy pulang,tp ternyata sore jam 3an polisi ITU kembali kerumah sy meminta HP sy Dan meminta 1 lagi HP yg mati dia bilang…
    sy bertanya,suami sy mana pak??? ITU kurir udh ada,Dan otomatis dia tau bandar yg sebenarnya dmn… KNP tidak di lakukan….
    polisi ITU TDK menjawab pertNyaan sy,lalu meninggalkan sy bgtu sj di rmh dgn membawa HP sy Dan 1 HP mati yg dia minta…
    besoknya sy dpt kabar suami sy udh do polres,artinya polisi ITU ingkar….
    mlm berselang setelah kejadian tgl 3 januari 2017 sodara sy di minta untuk dtg kembali ke Telkom Dan sy pun ikut kesana… kembali terjadi nego Dana sebesar 40jt ,Dan Kami melakukan nego Dan dill dengan Dana 12jt..
    tetapi kami mint a waktu buat nyri uangg yg mrka minta…
    besoknya polisi menanyakan kpd saudara lewat tlp, bagaimana apa sudah ada a tau blm uangnya…Dan polisi ITU bilang dana tersebut buat ponakan bpk bkn suami NY yg sdh di polres…yg sy bingungkan,KNP Dana bebas 12jt ITU untuk sy bkn suami sy,jelas2 sblumnya polisi ITU berkata km ga sy bawa krn sy kasian sm km… krn km hamil… sedangkan suami sy ITU tidak tau menau soal transaksi sabu ITU,cm sabu ITU kedapatan di suami sy…
    setelah 1 minggu berada di polres suami sy memberi kabar lewt tlp soal BAP bahwa di BAP dia sbg kurir Dan pemakai…
    dia di minta untuk mengakui barang tersebut bnr ada nya milik pribadi,kalo km mau istri km selamat…
    lalu suami sy bilang barang bukti Do BAP tertulis hilang pada saat penangkapan,.. dia bertanya HP km dmn??? sy jwb lahhh KNP barang bukti ilang ??? dompet isi HP Dan 1 HP mati yg di minta semua di bawa polisi..
    yg di tahan ITU cm suami sy Dan kurir teraebut,bandarnya pun bnr2 aman bahkan dia baik2 saja…
    bagaimana bisa??? sedangkan polisi ITU mengingingkan bandar ny bisa kena,tp buktinya??? atau mgkin setelah polisi tau siapa bandar tersebut mereka melepaskan nya??? atau polisi dan bandar ITU sama2 saling memelihara satu sama Lain????
    kasuss APA yg sy hadapi INI,APA yg harus sy lakukan untuk suami sy ???
    sampe saat INI suami sy msh di polres,
    mohon bantuann nya dengan sangat,penuh harapan….

  12. mengenai advokad untuk Monaghan kasus tersebut,brapa biaya yg harus di siapkan??? karna sy ini orang yg ga mampu…

  13. Pingback: Dibebaskannya Penyalahguna Narkotika Akibat Tidak dimasukkannya Pasal Penyalahguna Dalam Dakwaan | KRUPUKULIT – H RIFAN HANUM & Co

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s